Potensi Fauna Burung Daya Tarik Wisata Bird Watching di Pulau Enggano

Kadis Pariwisata Bengkulu Utara, Hendri Kisinjer, SE, MM.

REDAKSI88.com – Rekreasi dengan bentuk kegiatan mengamati burung atau bird watching merupakan rekreasi yang kurang banyak diminati orang. Meski kegiatan ini dapat dilakukan dengan mengamati burung di alam bebas melalui mata telanjang.

Bagi pecinta bird watching biasa menggunakan alat bantu seperti teleskop atau teropong binokuler, ataupun sekedar mendengarkan suara cuitan burung suatu keseruan di alam liar.

Seperti di Pulau Sumatera sudah sangat dikenal dengan berbagai tempat wisata alamnya seperti konservasi gajah dan harimau. Tapi di sini, ada juga spot untuk bird watching.

 

Kebanyakan lokasinya di taman nasional, seperti Gunung Leuser, Kerinci-Seblat, Bukit Barisan Selatan, dan Way Kambas. Spot bird watching di Sumatera juga ada yang berada di pesisir, salah satunya di pesisir Medan dan Pantai Cemara.

Terlepas dari itu , ternyata di provinsi Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kecamatan Enggano memiliki potensi fauna wisata bird watching yang cukup memukau.

Karena saat ini banyak dari kalangan pengamat burung Internasional sebagai wisatawan bird watching datang berwisata ke Pulau Enggano. Tentunya ingin melihat potensi fauna burung yang unik dan langka di pulau ini.

 

Saat ini, di Kecamatan Enggano terdapat 6 spesies endemik burung yang bisa dikatakan masih langka, sebab hanya terdapat di pulau Enggano dan tidak dapat di jumpai di daerah lain.

Enam spesies itu diantaranya adalah, Beo Enggano (Gracula Enganensis), Enggano Hill Myna, Betet Enggano  (Psittacula Longicauda), Enggano Longtailed Parakeet, Anis Enggano (Zoothera Leucolaema).

Selain itu, Enggano Thrush, (Zosterops Salvadorii), Enggano white , eyes, Celepuk Enggano (Otus Enganensis), Enggano scops owl dan Uncal Enggano (Macropygia Cinnamomea), Enggano Cuckoo dove.

Melihat potensi fauna yang masih alami ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi Dinas Pariwisata Bengkulu Utara. Karena ingin menjadikan Kecamatan Enggano kedepannya wisata bird watching yang lebih dikenal wisatawan dalam negeri. 

Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Utara, Hendri Kisinjer, SE, MM mengatakan, dengan potensi fauna burung yang dimiliki Pulang Enggano merupakan salah satu aset daerah yang sangat berharga sekali.

“Kita sangat mendukung sekali pengembangan pariwisata bird watching yang kini sudah dilakukan oleh penggiat wisata lokal disana,” ujar Hendri.

Namun begitu, Hendri mengatakan, selama ini sistem pencatatan  dan pelaporan kunjungan wisata bird watching belum terdokumentasi dengan baik.

Kedepan dirinya akan melakukan evaluasi untuk pengembangan wisata bird watching di Kecamatan Enggano dan bekerjasama dengan masyarakat lokal di wilayah itu.. 

“Potensi

 Ini sangat potensial sekali, kita akan dukung dan kita berharap pengembangan wisata ini kedepannya berdampak kepada perekonomian warga setempat,” pungkas Hendri. [adv]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *