KPU Bengkulu Utara Gelar Simulasi Pilkada Masa Pandemi Covid-19

Simulasi Pilkada yang digelar KPU Bengkulu Utara.

BENGKULU UTARA, redaksi88t.com – Sambut perhelatan demokrasi Pemilukada 2020 masa pandemi Covid 19. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Utara gelar simulasi.

kegiatan ini dilakukan di TPS 02 Desa Sawang Lebar Ilir, Kecamatan Tanjung Agung Palik, Sabtu (21/11/2020) pukul 07.00 WIB.

Ketua KPU Bengkulu Utara Suwarto, SH mengatakan, simulasi yang dilakukan guna memberikan edukasi kepada masyarakat. Bagaimana cara dan pola pemungutan suara dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Jadi simulasi pemungutan suara kali ini berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Di sini kita menekankan kepada disiplin protokol kesehatan, demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” kata Suwarto.

Suwarto juga menjelaskan, ada beberapa hal baru yang harus dilakukan oleh penyelenggara pemilihan dan masyarakat. Saat melakukan pemilihan di masa pandemi Covid-19  di TPS.

“Ada dua belas (12) poin penting yang dilaksanakan dalam pemungutan suara. Dalam satu TPS terdapat 500 pemilih dan petugas KPPS wajib menjalani rapid test terlebih dahulu,” terang Suwarto.

Selanjutnya, mengatur jadwal kedatangan warga ke TPS. Dengan cara memberikan waktu pada undangan pemungutan suara. 

Lalu TPS juga dilakukan penyemprotan desinfektan, seluruh peserta dan penyelenggara wajib melakukan cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker serta menjaga jarak.

“Bagi warga yang nantinya saat diukur suhu tubuh melebihi 37° celcius, akan melakukan pencoblosan pada bilik khusus yang telah disediakan oleh petugas KPPS,” ujar Suwarto 

Lanjut Suwarto, untuk tinta yang biasa dicelupkan jari para peserta pemilih juga akan diubah polanya, yaitu dengan cara diteteskan oleh petugas KPPS serta dilarang untuk bersalaman.

“Semua protokol kesehatan kita sangat tekankan di sini. Kita mencegah agar tidak ada nantinya penyebaran Covid-19 dari kluster Pilkada,” papar Suwarto.

Lebih lanjut dikatakan Suwarto, selain penerapan protokol kesehatan pada pemungutan suara. Simulasi juga dilanjutkan hingga rekapitulasi suara dengan menggunakan aplikasi e-rekap atau sistem informasi rekapitulasi (sirekap)

“Kita juga mengenalkan cara baru dalam rekapitulasi suara, yakni dengan sistem e-rekap atau sirekap ini,” pungkas Suwanto.

Acara dihadiri Kapolres Bengkulu Utara, Dandim 0423, Bawaslu selaku pengawasan  serta tenaga kesehatan, dan stakeholder terkait. [adv]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *