Ini Alasan Pedagang Ogah Tempati Los Sementara di Terminal Purwodadi

  • Share
Los sementara yang dibangun Pemkab Bengkulu Utara.

REDAKSI88.com – Ada beberapa faktor dan alasan, para pedagang pasar Purwodadi Argamakmur sampai saat ini masih enggan menempati bangunan relokasi Los sementara yang telah dibangun Pemkab Bengkulu Utara pasca kebakaran. 

Salah satu pedagang berinisial FI mengatakan, bukannya para pedagang tidak memiliki kesadaran atau tidak ingin menempati bangunan Los yang sudah dibangun pemerintah daerah itu. 

Ada beberapa alasan, sehingga sebagai pedagang pihaknya dan rekan-rekan pedagang lainnya masih enggan menempati Los itu. Itulah sebabnya, sebagai pedagang pihaknya dan pedagang lainnya belum mengisi bangunan Los. 

“Bukanya kami tidak ingin menempati bangunan Los itu, dan tidak bisa menyalahkan kami sebagai pedagang, ” ujar dia, (20/9/2021). 

Lanjutnya, bentuk konstruksi bangunan Los yang ada saat ini kurang cocok dengan dagangan yang dijual para pedagang, lantaran lokasi bangunan Los yang ada sempit. 

“Bangunan Los itu dindingnya asbes bisa bertahan berapa lama dan gang untuk orang belanja tidak ada, adapun juga gang-nya sama dengan rel kereta api,” kata dia. 

Selain itu, kata FI, pembangunan baru untuk para pedagang pasar Purwodadi yang terkena dampak kebakaran, sejauh ini belum ada kejelasan dan dananya juga belum ada. Kemudian, Los untuk pedagang kaki lima (PKL) belum juga jelas letaknya. 

“Dananya juga masih dijuluk ke pusat sana, itu pun sampai tahun berapa ada anggarannya,” ucap dia. 

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan Suharlan mengatakan, namanya juga Los sementara. Tidak mungkin dibangun permanen oleh pemerintah daerah. 

Dengan bangunan Los yang ada saat ini, itulah salah satu upaya pemerintah daerah mengakomodir para pedagang dampak dari musibah kebakaran lalu. 

“Namanya juga bangunan Los sementara, jadi para pedagang harus memahaminya. Tidak mungkin dibangun Los yang permanen. Kami kembali mengimbau para pedagang agar mengisi Los yang sudah dibangun itu,” jelas Suharlan.

Ditambahkan Suharlan, Lost untuk PKL sudah dibangun, ada dua titik lokasi khusus untuk PKL ini. Terutama untuk pedagang Sayur-sayuran dan kelontongan terletak disebelah Selatan dibelakang ruko satu titik dan dibelakang auning satu titik. 

“Sudah kita bangun untuk Los PKL ini, sudah kita bagikan juga kepada para pedagang. Sebagian sudah mengisi dan ada juga yang belum,” pungkas Suharlan. [arh]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *