Dispar Bengkulu Utara sosialisasi pengelolaan dan pengembangan desa wisata di Desa Suka Baru

Taman Wisata Alam Marga Sakti Seblat

REDAKSI88.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bengkulu Utara tinjau Desa Desa Suka Baru, Kecamatan Marga Sakti Sebelat. Kegiatan yang dilakukan memberikan edukasi terkait legalitas pola kerja sama grand design, atau perencanaan pembangunan kepariwisataan.

Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Utara, Hendri Kisinjer mengatakan grand design ini sangat penting sekali karena merupakan sebuah metode. Guna memperdalam potensi lokal desa.

“Keterlibatan pemerintah desa, pengurus lembaga, dan warga masyarakat sangat penting dalam merumuskan bentuk pengembangan wilayah desa wisata ini,” ujar Hendri Kisinjer, (14/9/2022).

Selain itu, grand design inipun menjadi sebuah landasan dalam mengembangkan potensi lokal desa yang ada di desa itu sendiri secara terstruktur dengan baik.

“Dasar inilah bentuk perencanaan partisipatif yang dipilih sebagai suatu strategi pengembangan potensi desa,” jelasnya.

Hendri Kisinjer menambahkan, perspektif grand design yang dimaksud untuk pengembangan desa wisata ini meliputi sumberdaya alam, sumberdaya manusia, sosial dan budaya, kelembagaan, dan sumberdaya lahan.

“Makanya kita memberikan sosialisasi dan pengumpulan data dalam hal ini seperti melakukan observasi, dokumentasi, wawancara, dan diskusi kepada Pemdes Suka Baru,” kata Hendri.

Menurut Hendri, pengembangan desa wisata di Desa Suka Baru jika dilihat berdasarkan potensi yang dimiliki saat ini sangat bagus sekali dan ini mesti dikemas dengan baik.

“Sumber daya alam yang ada saat ini dapat dimanfaatkan. Apalagi TWA konservasi Gajah Seblat selama ini sudah menjadi destinasi wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah,” terang Hendri.

Hendri mengatakan, pentingnya penguatan kelembagaan dengan mensinergikan seluruh lembaga yang ada. Guna menciptakan desa wisata yang memiliki regulasi yang jelas.

“Selain itu edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian budaya, seperti Gajah-gajah Seblat ini jangan sampai punah,” pungkas Hendri.(Yoga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *