banner 728x250

8 Tips Agar Anak Tidak Takut Sunat

8 Tips Agar Anak Tidak Takut Sunat. (Foto:Pixabay)
banner 468x60

REDAKSI88.com – Khitan atau sunat adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis.

Dalam kitabnya al-Mughni, Ibnu Qudamah menjelaskan, bahwa khitan atau sunat bagi laki-laki hukumnya wajib dan kemuliaan bagi perempuan.

Pendapat ini dilandaskan kepada firman Allah SWT dalam Alquran surah An-Nisa (4) ayat 125, memerintahkan Nabi Muhammad SAW agar mengikuti ajaran Nabi Ibrahim AS.

Kendati sunat ini diwajibkan, namun membujuk anak untuk sunat ternyata bukan suatu hal yang gampang. Sebagai orang tua pada fase ini kita tidak boleh memaksa anak untuk sunat.

Sebab bila dipaksa akan menimbulkan rasa takut atau trauma kepada anak. Karena mereka belum mengetahui apa itu sunat.

Sebelum melakukan sunat sebagai orang tua hendaknya memberikan pengertian yang bijak, bahwa sunat itu tidak sakit kepada anak laki-laki mereka.

Berikut ini tips agar anak tidak takut sunat seperti dikutip dari laman @sunatbludino sebagai berikut;

1. Katakan bahwa sunat itu penting dan berikan pengertian bahwa sunat itu baik dari segi agama ataupun kesehatan.

2. Katakan mereka anak yang pemberani. Kamu seperti Khalid bin Walid atau kuat seperti Superman jika sunat nak! niscaya anak akan terpacu untuk sunat.

3. Ceritakan pengalaman sunat Ayah. Sunat zaman dulu rasanya sakit, tapi kuat dan berani. Sunat zaman sekarang sudah modern, pake bius, tidak sakit, kamu pasti bisa melakukannya.

4. Katakan bahwa temannya sudah sunat. Ceritakan bahwa teman sebaya sudah sunat, hingga dia merasa memiliki teman dan tahu bahwa temannya baik-baik saja setelah sunat.

5. Iming-imingi hadiah. Ini adalah alasan hampir semua anak mau disunat. Jangan khawatir nanti kalau sunat bisa dapat hadiah.

6. Perlihatkan video atau foto Rumah Sunat. Perlihatkan sunat sekarang tidak seram. di Youtube dan IG banyak video yang bikin anak tidak takut lagi sunat.

7. Jangan memaksa takutnya nanti anak malah trauma. Lebih baik ditunda kecuali anak memiliki penyakit yang harus segera ditangani.

8. Konsultasi ke dokter

Jika memang menurut bunda sekarang adalah waktu yang tepat atau anak memiliki penyakit, jangan takut konsultasi ke dokter.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *